wewo-bannerfloat997x93

Sharing Session : 3 BIG STEPS To Start Your Beauty Business!

February 28 2018
Detail
GO WORK, Jakarta
Jl. M.H. Thamrin No. 10. Chubb Square lt. 9. *(Gedung UOB dekat & sederet dengan mall Grand Indonesia) Indonesia
13:00 - 15:00

SICANTIK: BASIC LEARNING OF KOREA PREMIUM WAXING WORKSHOP

February 28 2018
Detail
GO WORK, Jakarta
Jl. M.H. Thamrin No. 10. Chubb Square lt. 9. *(Gedung UOB dekat & sederet dengan mall Grand Indonesia) Indonesia
16:00 - 19:00

LOVE ACADEMY: Self Grooming Workshop

March 02 2018
Detail
Setipe.com Office Wisma Keiai Lantai 8
Jl. Jend. Sudirman Karet Tengsin
Tanahabang, Jakarta Pusat ,
17:00 - 19:00

SOCMED: How To Manage Your FB & IG for Business

March 03 2018
Detail
Sport Centre Permata Puri I
Jl Radar Auri Cibubur/Cimanggis
Depok, Indonesia
10:00 - 13:00

SIMANIS: Basic DIY Terrarium Workshop

March 04 2018
Detail
Nimna Book Cafe
Jl. Sukahaji no. 126
Bandung, Indonesia
10:30 - 12:30

BABINSA: Natural Soap Making Workshop

March 11 2018
Detail
Tutup Panci Bistro
Boulevard Residence blok AH no. 41, Anggrek Loka BSD
Tangerang, Banten 15310 Indonesia
13:00 - 16:00

SIMANIS: Japanese Brocade Origami Necklace

March 17 2018
Detail
@herbsays.id Galeri Ciumbuleuit Hotel & Appartment, Lobby Area GCA 1
Jl. Ciumbuleuit no. 42A
Bandung,
10:30 - 14:30

SOCMED: Social Media for Enterpreneurs

March 24 2018
Detail
Reneospace, Coworking Space
Jl. Pondok Bambu Batas No.14, Pondok Bambu
Duren Sawit, Jakarta Timur, Indonesia
10:00 - 13:00

MAS PACAR: Classic Chinese Painting Workshop

March 31 2018
Detail
Ziato Gelato
Jalan Kemang Selatan 1 No. 38
Jakarta Selatan, 12730 Indonesia
13:00 - 15:30

wewo-bannerfloat997x93

All Workshops

Upcoming Workshops

28 February 2018
28 February 2018
02 March 2018

LOVE ACADEMY: Self Grooming Workshop

17:00 - 19:00
Setipe.com Office Wisma Keiai Lantai 8
03 March 2018

SOCMED: How To Manage Your FB & IG for Business

Event Category:
10:00 - 13:00
Sport Centre Permata Puri I
04 March 2018

SIMANIS: Basic DIY Terrarium Workshop

Event Category:
10:30 - 12:30
Nimna Book Cafe
11 March 2018

BABINSA: Natural Soap Making Workshop

Event Categories: ,
13:00 - 16:00
Tutup Panci Bistro
17 March 2018

SIMANIS: Japanese Brocade Origami Necklace

10:30 - 14:30
@herbsays.id Galeri Ciumbuleuit Hotel & Appartment, Lobby Area GCA 1
24 March 2018

SOCMED: Social Media for Enterpreneurs

Event Category:
10:00 - 13:00
Reneospace, Coworking Space
31 March 2018
07 April 2018

ABIDIN: Suminagashi on Textile Workshop

Event Category:
11:00 - 14:00
Tutup Panci Bistro
Photo Headline

Serunya Belajar Leather Crafting di Jepang

Ditulis oleh: Joshua Kristanto, Pemenang DBS x WEWO Challenge

Bercita-cita untuk belajar leather crafting langsung dengan leather artisan ialah suatu mimpi bagi saya sebagai seorang mahasiswa di salah satu universitas di jakarta yang memiliki hobi unik, yaitu leather crafting. Dan berkat DBS x Wewo Challenge kini saya bisa memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dengan Leather Artisan di Jepang.

 

Pada Tanggal 30 Desember 2017 lalu saya memiliki kesempatan untuk mengikuti private class selama satu hari dengan leather artisan di Jepang yang bernama Tetsuya Okada (instagram: @okadatools). Okada san memiliki pengalaman selama 20 tahun di bidang leather crafting dan beliau memulai perjalanannya sebagai hobi pada awal mulanya. Hingga suatu hari akhirnya Okada san berpikir bahwa leather crafting tidak lagi bisa dianggap sebagai hobi maka beliau pun memutuskan untuk berhenti bekerja sebagai arsitek dan belajar leather crafting di Fujii Bagu Store. Kemudian pada bulan Mei tahun 2000 Okada san membuka *workshopnya sendiri di Tabata, Tokyo dan kini pun saya belajar di tempat beliau.

 

*https://www.google.co.jp/maps/place/Okadakaban+School/@35.7428257,139.7595565,17z/data=!3m1!4b1!4m5!3m4!1s0x60188de8be1ba8cd:0xae44c9718429a1a3!8m2!3d35.7428257!4d139.7617452!5m1!1e2 < google maps tempat workshop Okada San

 

WORKSHOP SESI PERTAMA

Private class bersama beliau, kali ini saya diajarkan untuk membuat long wallet dengan material kulit sapi jenis Vegetable Tanned dari tannery Badalassi Carlo, Italy, yaitu Pueblo. Private Class bersama Okada san memiliki total durasi waktu yaitu 6 jam dan dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama saya belajar untuk mengenal lebih dalam lagi dengan material-material kulit dari Italia dan bagaimana cara memilih bagian kulit terbaik untuk diolah menjadi produk. Kemudian saya diajarkan langsung cara menggunakan peralatan-peralatan kulit pada umumnya. Di sini pun saya menjadi mengerti bahwa peralatan kulit di Indonesia tidak jauh berbeda dengan yang ada di Jepang, kecuali beberapa peralatan tertentu. Seperti pisau di Jepang memiliki bentuk yang berbeda dengan pisau kulit pada umumnya. Sehingga pertama-tama saya diajari cara memegang dan memotong kulit dengan benar menggunakan pisau tersebut. Tidak hanya diajarkan cara memakai pisau saya juga diajarkan peralatan lainnya seperti peralatan mesin kulit yaitu mesin skiving yang memiliki fungsi untuk mengikis pinggiran kulit dan juga mesin splitter kulit yang berfungsi untuk menipiskan ketebalan kulit dari ketebalan besar menjadi ketebalan yang tipis.

 

Begitu saya memahami cara pemakaian seluruh peralatan. Kini pun beralih kepada sesi kedua, yaitu belajar membuat dompet tipe long wallet. Namun sebelum memulai sesi kedua Okada san memberikan nasihat bahwa sebagai crafter harus selalu memikirkan 3 tahapan yaitu: Planning, Creation, and Application. Planning ialah tahap perencanaan, di mana pada tahap ini seorang crafter perlu merencanakan barang yang akan dibuat dari segi desain, kegunaan/fungsi barang tersebut dan sampai ke material bahan baku. Creation ialah tahap pembuatan dari apa yang sudah direncanakan menjadi barang jadi. Tahap terakhir, yakni Application ialah tahap dimana barang yang sudah jadi haruslah ditest terlebih dahulu fungsinya apakah sudah sesuai atau tidak dengan apa yang direncanakan oleh crafter. Di akhir nasihat pun okada san memberikan sebuah kutipan yang berkaitan dengan ketiga tahapan yang beliau ajarkan yaitu “he who works with his hand and his head and his heart is an artist” disini lah saya mengetahui tingkat keseriusan okada san terhadap leather crafting.


Read more…

NEWSLETTER

Subscribe to WEWO Newsletter

never miss our latest news and events updates

WhatsApp Image 2018-02-05 at 12.08.20 PM (1)

All News

News

IMG-20180212-WA0010

Yuk ikutan “Charity for Books 4” di GagasCeria

*FUN ACTIVITY – IT’S A CRAFTY PARTY!* Ikutan, yuk!!! . . Kegiatan seru berkarya dalam rangka ‘GagasCeria CHARITY FOR BOOKS 4’. Kamu bisa membuat boneka jari, men-cap di tas atau melukis boneka kayu, pada tanggal 20-22 Februari 2018, di Perpustakaan Elmuloka GagasCeria, Jl Malabar no 61, Bandung mulai pkl. 11.00 – 15.00 WIB. . . Kegiatannya bisa diikuti oleh anak usia 4-12 tahun dan boleh didampingi orang tua. . Cek posternya ya untuk gambaran kegiatan. Segera daftar ke Elmuloka di nomor telpon 022 – 7303086 (ext 25) atau silakan datang langsung ke lokasi kegiatan yang tertera di atas. . . Kegiatan ini merupakan rangkaian GagasCeria Charity for Books 4: Berbagi Ribuan Buku Anak untuk Semua. . . #CharityForBooks #Literasi #IndonesiaPintar #IndonesiaHebat #MariMembaca #Charity #Books #Bandung #GagasCeria #WeekendWorkshop #Wewocraft

Photo Headline

Serunya Belajar Leather Crafting di Jepang

Ditulis oleh: Joshua Kristanto, Pemenang DBS x WEWO Challenge Bercita-cita untuk belajar leather crafting langsung dengan leather artisan ialah suatu mimpi bagi saya sebagai seorang mahasiswa di salah satu universitas di jakarta yang memiliki hobi unik, yaitu leather crafting. Dan berkat DBS x Wewo Challenge kini saya bisa memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dengan Leather Artisan di Jepang.   Pada Tanggal 30 Desember 2017 lalu saya memiliki kesempatan untuk mengikuti private class selama satu hari dengan leather artisan di Jepang yang bernama Tetsuya Okada (instagram: @okadatools). Okada san memiliki pengalaman selama 20 tahun di bidang leather crafting dan beliau memulai perjalanannya sebagai hobi pada awal mulanya. Hingga suatu hari akhirnya Okada san berpikir bahwa leather crafting tidak lagi bisa dianggap sebagai hobi maka beliau pun memutuskan untuk berhenti bekerja sebagai arsitek dan belajar leather crafting di Fujii Bagu Store. Kemudian pada bulan Mei tahun 2000 Okada san membuka *workshopnya sendiri di Tabata, Tokyo dan kini pun saya belajar di tempat beliau.   *https://www.google.co.jp/maps/place/Okadakaban+School/@35.7428257,139.7595565,17z/data=!3m1!4b1!4m5!3m4!1s0x60188de8be1ba8cd:0xae44c9718429a1a3!8m2!3d35.7428257!4d139.7617452!5m1!1e2 < google maps tempat workshop Okada San   WORKSHOP SESI PERTAMA Private class bersama beliau, kali ini saya diajarkan untuk membuat long wallet dengan material kulit sapi jenis Vegetable Tanned dari tannery Badalassi Carlo, Italy, yaitu Pueblo. Private Class bersama Okada san memiliki total durasi waktu yaitu 6 jam dan dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama saya belajar untuk mengenal lebih dalam lagi dengan material-material kulit dari Italia dan bagaimana cara memilih bagian kulit terbaik untuk diolah menjadi produk. Kemudian saya diajarkan langsung cara menggunakan peralatan-peralatan Read More

All Tutorials

Video & Tutorials

All Photo Gallery

Photo Gallery

All Tips & Creative Ideas

Tips & Creative Ideas

Flower Paper_Tutorial4

Membuat BUNGA DAHLIA KERTAS RAKSASA

BUNGA DAHLIA KERTAS RAKSASA

Saat ini dekorasi bunga yang terbuat dari kertas sedang marak menghiasi setiap rumah maupun pesta seperti pesta ulang tahun, siraman, lamaran, sampai pernikahan. Selain lebih murah dibanding bunga asli, dekorasi bunga dari kertas juga lebih tahan lama. Tak jarang dekorasi ini dipakai berulang-ulang untuk beberapa lokasi atau acara selama belum robek/rusak.

Kali ini WEWO akan memberikan tutorial dekorasi bunga dahlia raksasa yang sangat mudah untuk dipraktekkan.

Barang yang dibutuhkan:

1. kertas origami dengan kedua sisi berwarna sama sebesar 15 x 15 cm

Flower Paper_Tutorial2

2. Kardus bekas sereal atau bekas kemasan yang agak tebal

3. Jangka

4. Gunting

5. Lem tembak

6. Double tape atau mounting tape

Cara membuatnya:

1. buat lingkaran di kardus bekas sereal/kemasan dengan jangka dengan diameter 20 cm. Potong dengan menggunakan gunting.

Flower Paper_Tutorial1

2. Linting kertas (masing-masing warna) membentuk cone, dan rekatkan ujungnya dengan menggunakan lem tembak. Buatlah sampai total berjumlah minimal 45 cone.

Flower Paper_Tutorial3

3. Mulai rekatkan cone di lingkaran kardus, susun bersilangan agar terlihat penuh. Sesuaikan warna kertas sesuai selera. Di sini WEWO merekatkan cone berwarna hitam dulu sebanyak 2 baris, lalu cone warna oranye sebanyak 3 baris, dan di tengah-tengah cone berwarna kuning sebanyak 7 buah.

Flower Paper_Tutorial4

4. Rekatkan double tape atau mounting tape di belakang untuk menempel di tembok atau media lain. Sebagai alternatif, bisa juga direkatkan pita untuk digantung.

What They Says

“Enjoy a Rainy Weekend Making Crafts with WEWO.”

The Jakarta Globe (14 Juli 2014)

“Anak Lebih Kreatif di Weekend Workshop”

Majalah Parenting Indonesia

“Menjelang akhir pekan tiba, seringkali kita bingung hendak ke mana atau akan mengisinya dengan kegiatan apa. Nah, kini ada kegiatan kreatif dan menarik yang bisa kita ikuti setiap akhir pekan bersama WEWO.”

Girls Magazine (Juni, 2015)

“Gadget bukanlah jawaban dari kegelisahan anak, sayangnya di era digital kini orangtua gemar mengemong anak dengan teknologi. Workshop kerajinan tangan bersama WeWo merupakan salah satu kelas kreatif dari “The Unplugged Family”.

Majalah National Geographic Indonesia

“Akhir pekan tak melulu harus dihabiskan di mal. Akhir pekan dapat diisi dengan membuat kerajinan tangan. Itulah yang coba diajarkan WEWO.”

Tabloid Rumah (Agustus 2015)

“Usir stress dengan proyek senang-senang lewat workshop kreatif, cara baru keluarga urban mengisi akhir pekan.”

Majalah FEMINA (Maret, 2015)

“Membuat prakarya bersama-sama di kedai kopi bisa menjadi pilihan yang mengasyikkan untuk berakhir pekan. Komunitas Weekend Workshop atau WEWO menjadi wadah bagi siapa pun yang ingin rileks dan mengasah kreativitas.”

Kompas (Minggu, 20 Juli 2014)

“Urban residents get crafty on weekends.”

The Jakarta Post (6 September 2015)

WEWO Partners

wewo-bannerfloat997x93