Reviews

-1544937246524

Kelas Inspirasi WWF bersama ibu-ibu PKK Kaltim

Hari Kamis kemarin (13/12), WWF Indonesia @wwf_id mengundang co-founder WEWO, Kak Rini @randurini, untuk berbagi ilmu entrepreneurship bersama ibu-ibu pengrajin UKM, pembina PKK dari Mahakam Hulu, Kalimantan Timur. Terima kasih atas undangannya dan tentunya kami senang sekali bisa mendapat teman-teman baru dan inspiratif. Semoga ilmu yang dibagi bisa digunakan saat kembali ke rumah dan menjadi lebih semangat berkarya. Terima kasih juga untuk hadiah kalung manik cantik khas Dayak buatan ibu-ibu. Semoga bisa bertemu lagi di lain kesempatan.   #AyoBikinSendiri #KelasInspirasiWWF #beliyangbaik

PhotoGrid_1543379946266-01

Pelatihan bagi Keluarga Awak Mobil Tangki Pertamina

Selama tiga hari mendatang (27, 28, 29 November 2018) WEWO akan mengadakan pelatihan keterampilan bagi keluarga awak mobil tangki minyak Pertamina. Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh PT Pertamina Patra Niaga.   WORKSHOP HARI PERTAMA: Membuat Tas Brokat Peserta pagi ini (27/11) dengan antusias belajar membuat tas brokat dengan pemateri yaitu @sundaycher.     WORKSHOP HARI KEDUA: Membuat Kalung Batik Kristal Di hari berikutnya, Rabu pagi (28/11) peserta kembali mengikuti workshop selanjutnya, yaitu membuat kalung Batik Kristal yang cantik. Apabila mereka sudah dapat membuat kerajinan ini, diharapkan mereka dapat menyuplai bingkisan atau oleh-oleh bagi tamu PT Pertamina Patra Niaga. Workshop yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kemandirian ini bertempat di Gedung E Ruang Pelatihan Pertamina Patra Niaga Jl. Yos Soedarso (Jembatan 3) Jakarta Utara.   WORKSHOP HARI KETIGA: Membuat Sabun Natural Pelatihan keterampilan hari ketiga begitu antusias diikuti para peserta, karena hari ini (29/11) mereka akan membuat sabun natural sendiri. Peserta dengan cermat melakukan tahap-tahap pembuatan sabun natural, mulai dari tahap menimbang material yang digunakan, mengaduk, hingga menghias sabun di cetakan. Kerjasama kegiatan CSR dan event perusahaan silakan menghubungi: info@wewocraft.com

IMG_20181004_114108_502

Berkreasi Di Taman Tangkal Bullying dan Hoax

Pada tanggal 3-4 Oktober lalu, WEWO dan adik-adik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) melakukan kegiatan Berkreasi Bersama di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kegiatan diisi dengan berbagai kegiatan seru, mulai dari mendongeng bersama Rumah Dongeng Pelangi, membuat kartu pos keren dengan teknik Suminagashi on paper, membuat gelang persahabatan macrame, dan merangkai bunga bersama Jakarta Flower. Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik ini bertujuan untuk peningkatan kreatifitas komunitas pelajar melalui kerajinan tangan serta penanganan bullying, hoax dan penggunaan media sosial secara bijak. Saksikan tayangan kegiatan ini program ‘Saliha’ mendatang di NET TV. Foto-foto selengkapnya bisa diklik di sini: http://wewocraft.com/berkreasi-di-taman-tangkal-bullying-hoax/ Info tentang kerjasama corporate event, CSR/CSV, silakan kontak via email ke: info@wewocraft.com

PhotoGrid_1537861920102

Kemeriahan Habibie Festival 2018

Acara Habibie Festival 2018 (HBF) di Hall D2, JIExpo Kemayoran Jakarta, 20-23 September 2018 telah berlalu, namun kenangan keseruan masih membekas di hati para peserta dan pengunjung event tahunan ini. Berikut kami tampilkan foto-foto kegiatan Pameran, Demo dan Workshop yang diadakan di Booth WEWO dengan mengklik tautan berikut ini: http://wewocraft.com/wewo-di-habibie-festival/    

IMG_20180512_101136_979

Global Event ‘Arduino Day’ di WEWO Lab

Sedang berlangsung… Global Event ‘Arduino Day 2018’ pagi ini (12/5) di WEWO Lab, Jl Kemang Timur Raya no 39B Jakarta Selatan. Arduino Day ini merupakan Global event yang diselenggarakan bersamaan di seluruh dunia oleh berbagai komunitas entusias teknologi dengan menampilkan berbagai macam proyek Robotics, 3D Printer, IoT (Internet on Technology). Arduino Day kali ini mengangkat tema “The Rise of Young Makers” dengan menampilkan karya-karya/produk teknologi dari Kreator Muda di Indonesia. Harapannya, karya-karya anak bangsa ini dapat makin memperkaya pengaplikasian teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan: – Talkshow with Young Makers – Arduino Projects Showcase – Show & Tell – FREE Coaching Clinic (Ask the arduino expert about your project) – Barter Corner (Exchange hardware with another member) – Doorprize Pembicara: – Duwi Arsana (Maker, Vlogger) – Rian Wardana (re+) – Rafdy Amestira (Maker Squad) – Diva Adiani (Maker Squad) – Hisham Wahono (Technonatura) Moderator: – Zerfani Yulias (Arduino Indonesia Community) Acara terselenggara berkat kerjasama Arduino Community Indonesia, Komunitas Robot dan WEWO. Dalam event tahunan ini, Dr Ing. Ilham Habibie menyempatkan diri berkunjung dan memberi dukungan untuk para makers tanah air. Keterangan Foto (Kiri-Kanan): Iskyd Iskandar (Founder WEWO), Dr Ing. Ilham Habibie, Adiatmo Rahardi (Founder Komunitas Robot Indonesia, Duwi Arsana (Tech Vlogger asal Bali), dan Wan Nor Zaleha Radzi (Co-Founder Berkarya!Indonesia/ Founder MakerLand.id) #ArduinoDay2018 #WEWOLab #Robotics #KomunitasRobot #ArduinoIndonesiaCommunity #GlobalEvent #AyoBikinSendiri

PhotoGrid_1524722319108

WEWO di Makassar Kids Read Festival

Hari Rabu lalu (25/4), anak-anak di kota Makassar berkumpul untuk mendengarkan pembacaan cerita, dan dongeng dalam sebuah festival untuk membaca yang menyenangkan, MAKASSAR KIDS READ FESTIVAL. Bertempat di Fort Rotterdam, kegiatan berlangsung mulai pukul 15:00 – 18:00 WITA dan diisi dengan kegiatan Read aloud, Storytelling, Sinrilik Makassar, Bengkel Boneka Tangan hingga Pojok Membaca. Acara terbuka untuk umum serta tanpa biaya disambut antusias oleh para peserta menghadirkan Kak Mangga, Kak Titi, Mami Kiko, Kak Fadhilah, Kak Rini & Dongeng Musikal, Relasi #ObatManjur, Ibu Musfirah, Kak Heru, Kak Cenna, WEWO, Kak Aio dan banyak lagi. Acara terselenggara berkat kerja sama Dinas Perpustakaan Kota Makassar, British Council, dan HSBC. —

page

Alice in Wonderland Sugar Art Class : When Art Meets Cookie

Ditulis oleh: Kaisya Ukima, Pemenang I DBSxWEWO Challenge — Belajar menghias kue kering  (Cookies Art/Decoration) langsung dari ahlinya merupakan salah satu impian saya, dan berkat dukungan DBS X WEWO, the dream comes true! Selama dua hari yaitu pada tanggal 18-19 November 2017 lalu saya mendapatkan kesempatan belajar Cookies  Art langsung dari ahlinya, yaitu @sugart_jeanne yang berasal dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok.  Ada 6 orang peserta workshop — termasuk saya — datang dari berbagai daerah, yaitu Medan, Bandung, Jakarta hingga Singapura. Workshop pun diadakan di Artisan Baking Studio  Sweet Troops Artisan Baking Studio di Jakarta. Disapa Jeanne, instruktur sekaligus seniman kue hias dari Negeri Tirai Bambu ini memberikan step by step dengan lengkap cara membuat Cookies Art dari meramu adonan kue kering yang renyah dan lezat hingga melukis kue kering menjadi 3 Dimensi.   WORKSHOP HARI PERTAMA Di hari pertama kami membuat adonan kue kering dari mencetak hingga memanggang. Aroma semerbak kue kering yang harum dan manis pun memenuhi ruangan kami. Sembari menunggu kue kering yang sedang dipanggang tersebut matang, Jeanne pun mendemonstrasikan cara membuat icing sugar dengan berbagai konsentrasi kekentalan yang sangat penting untuk memberi efek 3D pada kue kering yang akan kami buat nanti. It’s time to draw cookies! Setelah kue kering matang dan mulai mengeras, kami pun mulai menggambar Sketsa gambarAlice in Wonderland dan mengaplikasikannya pada kue kering. Setelah itu kami pun menghias kue kering menggunakan icing sugar yang telah kami buat bersama-sama tadi. Setelah itu workshop pun berakhir dan hari pun telah larut. Kami pun pulang dan Read More

Photo Headline

Serunya Belajar Leather Crafting di Jepang

Ditulis oleh: Joshua Kristanto, Pemenang DBS x WEWO Challenge Bercita-cita untuk belajar leather crafting langsung dengan leather artisan ialah suatu mimpi bagi saya sebagai seorang mahasiswa di salah satu universitas di jakarta yang memiliki hobi unik, yaitu leather crafting. Dan berkat DBS x Wewo Challenge kini saya bisa memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dengan Leather Artisan di Jepang.   Pada Tanggal 30 Desember 2017 lalu saya memiliki kesempatan untuk mengikuti private class selama satu hari dengan leather artisan di Jepang yang bernama Tetsuya Okada (instagram: @okadatools). Okada san memiliki pengalaman selama 20 tahun di bidang leather crafting dan beliau memulai perjalanannya sebagai hobi pada awal mulanya. Hingga suatu hari akhirnya Okada san berpikir bahwa leather crafting tidak lagi bisa dianggap sebagai hobi maka beliau pun memutuskan untuk berhenti bekerja sebagai arsitek dan belajar leather crafting di Fujii Bagu Store. Kemudian pada bulan Mei tahun 2000 Okada san membuka *workshopnya sendiri di Tabata, Tokyo dan kini pun saya belajar di tempat beliau.   *https://www.google.co.jp/maps/place/Okadakaban+School/@35.7428257,139.7595565,17z/data=!3m1!4b1!4m5!3m4!1s0x60188de8be1ba8cd:0xae44c9718429a1a3!8m2!3d35.7428257!4d139.7617452!5m1!1e2 < google maps tempat workshop Okada San   Tempat Workshop Okada San   WORKSHOP SESI PERTAMA Private class bersama beliau, kali ini saya diajarkan untuk membuat long wallet dengan material kulit sapi jenis Vegetable Tanned dari tannery Badalassi Carlo, Italy, yaitu Pueblo. Private Class bersama Okada san memiliki total durasi waktu yaitu 6 jam dan dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama saya belajar untuk mengenal lebih dalam lagi dengan material-material kulit dari Italia dan bagaimana cara memilih bagian kulit terbaik untuk diolah menjadi produk. Kemudian saya Read More

page

Berbagi Tak Pernah Rugi, Malah Memperkaya Hati dan Rejeki

Ditulis oleh: Kaisya Ukima, Pemenang I DBSxWEWO Challenge Tak ingin berhenti sampai di saya saja, pengalaman dan ilmu berharga dari Workshop Alice in Wonderland Sugar Art Class dari DBS Bank dan WEWO ingin saya bagikan kepada banyak orang lewat workshop. Mulailah dari tempat kami tinggal, dan saya pun memilih Semarang sebagai lokasi workshop pertama saya untuk berbagi pengalaman dalam melukis kue kering. Bertempat di salah satu Café di Semarang yaitu Spiegel Bar &Bistro pada Hari Sabtu, 23 Desember 2017 saya pun membagikan pengalaman dan ilmu yang saya dapat dari Workshop kemarin kepada para peserta workshop. Karena keterbatasan waktu, saya pun hanya bercerita tentang teknik dasar dalam melukis kue kering di media paling mudah dan sederhana, yaitu di fondant. Berbagai kalangan usia datang di workshop saya kali ini. Dari yang sebaya dengan saya, anak-anak hingga  ibu setengah baya turut serta mengikuti  workshop melukis kue kering. Melihat antusias dan senyum riang  di wajah para peserta workshop yang datang memberikan kebahagiaan tersendiri bagi saya. Saya merasa puas karena saya dapat berbagi ilmu dan kebahagiaan saya dalam melukis kue kering kepada banyak orang. Selain mengadakan workshop, saya pun mencoba membuat Cookies Art yang belum pernah saya buat sebelumnya dan yang terinspirasi dari lokasi wisata di kota Semarang, yaitu saya membuat kue hias bertema Lawang Sewu dan Tugu Muda yang merupakan landmark kota Semarang. Sambil berkarya, saya juga sekaligus ingin mempromosikan Kota dimana tempat saya dibesarkan, yaitu Semarang. Ternyata semangat saya dalam membuat karya kue hias Lawang Sewu dan Tugu Muda mendapat perhatian yang cukup Read More

Top 6 Blogs to Follow

The Top 6 Art Blogs to Follow

1. http://www.thisiscolossal.com/ Launched in 2010, Colossal is a Webby-nominated blog that explores art and other aspects of visual culture. Colossal won the Utne Media Award for Arts Coverage in 2013. Each week you’ll find 15-25 posts on photography, design, animation, painting, installation art, architecture, drawing, and street art. Colossal is also a great place to learn about the intersection of art and science as well as the beauty of the natural world. There are frequently posts about things far out in left field, but generally Colossal is a reminder that in the digital age there are still countless people making incredible work with their bare hands. 2. http://hyperallergic.com/ Hyperallergic is a forum for serious, playful and radical thinking about art in the world today. Founded in 2009, Hyperallergic is headquartered in Brooklyn, New York. 3. https://art21.org/ Art21 was founded in 1997 with the mission to increase knowledge of contemporary art, ignite discussion, and inspire creative thinking by using diverse media to present contemporary artists at work and in their own words. 4. http://canvas.saatchiart.com/ A blog by Saatchi Art 5. http://www.dailyartfixx.com/ Daily Art Fixx began in April 2009 as a way to share art – for education and inspiration. Since then DAF has grown beyond expectations to include artist profiles (both historical and current), most visual art genres, and themes such as Women in the Arts, Art-e-Facts, E-Learning, video, and more. 6. https://www.theartofed.com/ The Art of Education. We help amazing art teachers grow by providing rigorous, relevant, and engaging professional development Read More

WhatsApp Image 2017-02-26 at 9.04.57 PM

[Uji Coba] Kemampuan S Pen untuk Menggambar Digital

Oleh: Triwibawa ‘Cimot’ Santosa, Illustrator Profesional Saya adalah artist yang bekerja dengan teknik manual dan digital. Saat bekerja secara digital, saya terbiasa memakai computer desktop dan Wacom Intuous dengan beberapa software untuk menggambar termasuk photoshop. Pengalaman saya menggambar digital menggunakan tablet selama ini tidak memuaskan. Masalah terbesar bagi saya saat menggunakan tablet ialah tidak adanya pressure sensitivity untuk menghasilkan tebal-tipis coretan yang dihasilkan saat menggambar. Karena itu, ketika ditawari untuk mencoba Samsung Galaxy Tab A 2016 with S Pen, hal pertama yang saya khawatirkan adalah soal pressure sensitivity pada S Pen-nya. Apakah S Pen bisa menjawab kebutuhan saya saat menggambar digital?

spices

Rahasia Seni Kuliner Nusantara: Rempah-rempah

Seni kuliner Nusantara sudah menggunakan rempah- rempah selama ribuan tahun. Aroma khas rempah menjadi daya tarik bagi para pencinta rempah di seluruh dunia, terutama Eropa dan Asia. Rempah yang tumbuh subur di kawasan Tropis ini selain digunakan sebagai pengawet, menambah aroma dan kelezatan dalam masakan, juga ampuh mencegah berbagai penyakit. Berikut beberapa rempah-rempah populer di tanah air: 1. Lada Putih Lada putih merupakan rempah rempah yang penuh dengan khasiat hingga dapat digunakan untuk penyedap masakan hingga obat luar maupun dalam. Manfaat lada putih antara lain: mengurangi arthritis, mencegah kanker, sakit kepala, luka lambung hingga mengontrol tekanan darah. 2. Cengkeh Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia, banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa, dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Provinsi Maluku dan Ambon adalah penghasil cengkeh terbesar dan terbaik di Indonesia 3. Buah Pala Buah Pala adalah buah langka, sebab tanamannya tidak bisa dijumpai di seluruh Indonesia. Komoditas favorit sejak zaman VOC ini bermanfaat untuk mengatasi insomnia, masuk angin, menambah nafsu makan dan lainnya.